BALI: Pura Luhur Uluwatu

Suasana liburan akhir tahun udah kerasa banget nih, apalagi anak-anak sekolah sudah bagi rapot. Duuh makin kerasa kan pengen liburannya. Sepertinya hampir semua orang sudah merencanakan holidaynya akhir tahun 2015, salah satunya aku dan suami. Liburan kami memang dilakukan lebih cepat, suamiku ambil cuti 4 hari dipertengahan Desember dari tanggal 14-17 Desember 2015. Kami mengambil pertengahan bulan biar ga terlalu bebarengan dengan liburan akhir tahun takut tempat-tempat wisata terlalu crowded. Luckily, kami dapet diskon tiket juga untuk tanggal segitu, aah kenapa enggak yasudah jadilan kami liburan.

Destinasi liburan kami kali ini adalah Bali, ini kedua kalinya kami ke Bali di tahun 2015. Yang pertama bulan Maret ketika kami honeymoon, itu adalah pertama kalinya kami ke Bali. Saat honeymoon kami tidak menggunakan tour guide, kami hanya mengandalkan GPS dan nanya sama orang. Ada pepatah malu bertanya sesat di jalan, kami sudah tanya saja masih tersesat hahaha. Jadi waktu kami banyak terbuang di jalan makanya kurang puas kemarin explore Balinya. Karena itulah, liburan kali ini kami coba pake tour guide sekalian pengen tau seperti apa rasanya pake tour guide. Karena pake tour guide kita nyantai, ga usah nyari-nyari hotel dkk. Semua itenerary sudah disusun dari jauh-jauh hari, hotel, makan, tiket wisata semua sudah diurus oleh travel kami. Enak sih, ga repot tinggal terima jadi.

Kami berangkat  pada hari minggu pagi tanggal 13 Desember 2015, kami memilih penerbangan pagi jam 7.30 wib. Dari rumah, kebetulan dari rumah mertua di Depok sekitar jam 5 pagi, sampai bandara sekitar jam 6.30 menit, lumayan masih ngantuk sih karena malemnya ada acara keluarga terlebih dahulu dan kami baru tidur jam 12 malam. Kami menunggu sekitar 1 jam sambil chit chat sama suami ga kerasa juga sudah waktunya kami take off.

 

12376161_1002263386487014_8553590545812042758_n

Sleepy girl goes to Bali

Penerbangan yang kami tempuh kurang lebih 1 jam 30 menit, jadi kami sampai bandara I Gusti Ngurah Rai sekitar jam 11 waktu setempat. Ini salah satu sudut di bandara ngurah rai, tepatnya sebelah toilet. Pertama sampai bandara, suasana Bali sudah terasa sekali dari lantunan musik yang ada di bandara, khas bali banget deh. Aku dan suami excited sekali pastinya dan sudah tidak sabar untuk mengekplore Baliiiiiiii.

2

One of the statues in International Airport I Gusti Ngurah Rai Bali

Sesampai disana kami langsung menghubungi tour guide kami yang bernama Bli Ketut Giri, kebetulan dia sudah sampai duluan disana. Selesai bertemu kenalan singkat, kita langsung menuju destinasi yang pertama yaitu Pura Luhur Uluwatu. Sebenernya destinasi pertama kami adalah tanjung benoa, awalnya akan mencoba beberapa water sport yang ada disana. Ternyataaaaaa, kami berdua sudah tidak enak badan dari semenjak hari jumat, suami sempat demam dan kami bapil. Karena kondisi badan berdua kami yang kurang sehat akhirnya kami mengcancle tanjung benoa yang sebagian besar aktifitasnya adalah water sports.

Cuaca Bali siang itu sangat panas, saking panasnya kami hampir menghabiskan 5 botol air mineral selama berada di Uluwatu saja. Kami sampai di Pura Luhur Uluwatu sekitar jam 2 siang, aku sangat merekomendasikan kamu mengunjungi tempat ini di sore hari. Pura ini terletak di desa Pecatu, kecamatan Kuta, Badung. Pura ini terletak sekitar 30 km arah selatan Kota Denpasar, Ibu Kota Priovinsi Bali. Pura luhur uluwatu ini adalah pura yang berada di atas tebing bebatuan tinggi dan terjal menghadap samudra Hindia yang luas membiru. Karena berada diatas tebing, pemandangan yang sangat menakjubkan akan kamu saksikan disini.

Sebelum masuk, Bli kami membelikan tiket masuk dan menyuruh kami memakai kain yang disediakan di tempat penjualan tiket, kain tersedia berupa obi dan sarung. Obi berwarna kuning diperuntukan bagi mereka yang memakai baju atau celana panjang di bawah lutu dan sarung ungu untuk mereka yang memakai baju pendek atau diatas lutut, kami memakai obi kuning. Kain ini digunakan untuk menghormati kesucian pura dan mengikat niat buruk di dalam jiwa.

Sepanjang jalan masuk, kami disambut pepohonan yang tumbuh tinggi menjulang di sisi kiri dan kanan jalan. Entahlah itu pohon apa namanya, tetapi pohon itu berbunga orange yang sedang mekar. Bunga yang sedang bermekaran mempercantik pandangan kami, walau terik kami sangat amazed dengan view yang disuguhkan disini.  Kami jadi merasa sedang menikmati spring di Korea *lebaaay.

3

Entry way to Pura

4

They are blossom

5

is spring here?

Cantik kan viewnya?? kamipun meminta tolong ke Bli untuk mengambil beberapa foto kami dengan background bunga-bunga orange tersebut. Pengunjung hari itu tidak terlalu padat (yaiyalaah, cuman kita-kita aja nih yang berkunjung ke Pura ini siang bolong hahaha), pengunjung didominasi oleh turis China, India dan beberapa turis domestic seperti kami. Setelah itu, kita berjalan menuju anak tangga yang lumayan tinggi. Sebenernya ga terlalu tinggi tetapi karena cuaca yang panas, kamipun ngos-ngosan banget naik tangganya.  Berikut beberapa foto yang kami ambil:

7

Om Swasiastu!

8

Seeing you smile makes me smile more!

Ada apa dibalik tangga??? Ada beberapa pura disana tapi tertutup untuk umum hanya untuk ibadah saja. Photo pura yang aku ambilpun, ng-Bluuuuur! Kami terus berjalan menelusuri beberapa tangga kecil dan sampailah kami di pinggir tebing yang terjal itu. Subhanallah, kami disuguhkan pemandangan yang begitu menakjubkan, indaaaaah sekali. Ombak laut yang besar menghasilkan desiran gemuruh yang sangat kuat, mengalun indah mengiringi hembusan angin. Aaah aku tak bisa mengungkapkan keindahannya dengan kata-kata. Ini pertama kalinya aku kesini dan ga berhenti bersyukur karena diberi kesempatan menikmati indahnya negeri ini.

10

What amazing view!!

 

Kamipun, meminta Bli untuk mengambil foto kami disisi tebing. Oiya, disisi tebing dibatasi oleh bata beton yang sangat kuat jadi ga usah khawatir, asal kita ngambil photonya safely ya ga usah naik-naik ke tembok (takut ada yang nekat). Sewaku bli mengambil photo kami, tiba-tiba rombongan turis India lewat, jadilaaah foto ini hihihihi. Kaos suamiku ampe lepek saking panasnya cuaca hari itu, makanya kalo mau kesini sore aja sekalian lihat sunset, yang konon katanya paling indah di Bali.

11

Boom…our cam got you!

Ini view dari sisi sebelah lainnya, ga jauh beda cantiknyaaaaaaa!!!!

1213

Karena jalan setapak dipinggir tebing ini lumayan panjang, bli kamipun meminta ijin untuk tidak ikut dengan kami menelusuri jalan itu. Laaah bli kami saja sudah kelelahan, tapi kami tetap excited jalan berdua saja sampai ujung jalan. .

Sepanjang jalan ini, terdapat pula hutan kecil yang biasa disebut Alas Kekeran, Hutan tersebut berfungsi sebagai penyangga kesucian dari Pura Uluwatu. Di dalam hutan tersebut banyak monyet liar yang berkeliaran. Pada waktu kami lewat, ada turis yang barangnya diambil oleh monyet. Mereka sedang ditolong oleh penjaga setempat untuk mengambil barang mereka, si penjaga berusaha memanggil si monyet dari dalam pepohonan, entahlah apa yang diambil monyet itu. Jadi, kalo ke sini hati-hati ya guys jangan sampai lengah dengan monyet disitu, jangan memberi makan dan menyentuh mereka. Warning ini pun selalu digaungkan melalui speaker setiap beberapa menit disekitar area pura agar wisatawan selalu waspada.

Tak terasa sampailah kami diujung tebing ini, diujungnya yaa ga ada apa-apa sih. Hanya ada 1 toko souvenir dan pemandangan tebing dilihat dari sudut ini:

15

16

Blue ocean and blue clothes, matched!

Yups, selesai sudah kita menelusuri jalan setapak nan panjang ini di Pura Uluwatu. Disini kamu bisa menikmati pemandangan laut samudra Hindia dan tebing yang sangat luar biasa, luar biasa banget bagi aku hehehe ga tau deh yang lain gimana. Kalo kesini bawa air minum yaaa, karena sangat melelahkan untuk muter-muter dikawasan pura ini.

For your info, di kawasan pura ini juga ada pertunjukan tari kecak yang biasanya diadakan setiap jam 19.00 WITA. Sayangnya, hari itu agenda kami akan menikmati sunset di Jimbaran. Jadi nonton tarian kecaknya dipending dulu deh. Harga untuk menonton tari kecak Rp.100.000/orang.

17

OOTD ceritanyaaa

See you next post karena masih banyak destinasi di Bali yang kami kunjungi kemarin.

 

Advertisements

4 thoughts on “BALI: Pura Luhur Uluwatu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s